Senin , 14 Oktober 2019
Beranda » Ragam » Tokomodal Bantu 2.600 Usaha Kelontong Di Jabar

Tokomodal Bantu 2.600 Usaha Kelontong Di Jabar

Harianjawabarat – Financial Technology (Fintech) PT Toko Modal Mitra Usaha (Tokomodal) perusahaan Peer-to-Peer Lending membantu 2.600 usaha kelontong binaan Alfamikro atau yang disebut Outlet Binaan Alfa (OBA) dalam mengembangkan usahanya.

Co-Founder Fintech Tokomodal Chris Antonius mengatakan, Tokomodal didirikan bertujuan untuk membangkitkan dan meningkatkan daya saing usaha mikro dengan pinjaman yang mudah dan aman.

“Kami ingin membantu OBA untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak dan stok yang banyak juga,” ujarnya.

Menurut Chris, bunga yang diberikan juga sangat ringan. Selama 7 hari bunganya masih 0% (selama masa promosi). Saat ini, rata-rata OBA yang menggunakan fasilitas pembiayaan fintech TOKOMODAL bisa mengembalikan pinjamannya tidak sampai 7 hari. Bahkan ada yang bisa mengembalikan dalam 2 hari. OBA yang ingin membayar juga cukup mudah, tinggal datang ke Alfamart atau dititipkan ke Member Relation Officer (MRO) Alfamikro.

Sementara itu, Muhamad Aidil Fathany, Direktur Utama fintech Tokomodal mengatakan, program ini sangat mempermudah pemilik warung yang ingin memiliki pinjaman modal untuk pengembangan usaha.

“Awalnya kami memberikan mempermudah proses transaksi di Alfamikro bersifat Cash on Delivery (COD). Tapi sekarang pemilik warung tinggal pilih barang di aplikasi, lalu memilih pembayaran melalui Tokomodal, dan selanjutnya barang dikirim tanpa ongkos kirim dengan estimasi same-day service,” Papar Aidil kepada Kantor Berita RMOLJabar.

Dia juga mengungkapkan, saat ini pengisian aplikasi dilakukan sepenuhnya melalui online dengan desain teknologi yang sangat memahami perilaku para penggunanya. Dengan teknologi big data, penggunaan algoritma, dan proses online, keputusan kredit bisa diambil dalam rentang waktu sangat cepat.

Tingginya animo dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap fintech Tokomodal, terbukti sejak Agustus 2018 sampai dengan Januari 2019 jumlah pembiayaan yang sudah disalurkan oleh perusahaan telah lebih dari Rp134 miliar. Untuk wilayah Jawa Barat sendiri telah tersalurkan lebih dari Rp52 miliar. [yls] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *