Rabu , 16 Januari 2019
Beranda » Ragam » Kasus Human Trafficking, Emil: Jangan Tergiur Gaji Besar

Kasus Human Trafficking, Emil: Jangan Tergiur Gaji Besar

Harianjawabarat – Masyarakat jangan mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan untuk wanita dengan gaji yang menggiurkan karena sudah banyak terungkap kasus Human Trafficking dengan modus seperti itu.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (10/1).

Dirinya pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak ketika menerima tawaran pekerjaan, serta waspada bilamana ada pihak yang menawarkan sejumlah gaji besar.

“Kalau ada orang-orang yang iming-imingi pekerjaan dengan gaji fantastis dan di luar wilayahnya harus curiga, kedua harus cek,” ucap Emil, sapaan akrabnya, Kamis (10/1).

Menurutnya, perkara ekonomi selalu menjadi iming-iming pihak tidak bertanggung jawab yang ditawarkan kepada para korban. Setelah itu para korban dipekerjakan di tempat hiburan malam.

“Misalnya menjadi pemandu lagu di tempat karaoke, secara tidak sadar mereka juga dipergunakan menjajakan seks,” ungkapnya.

Karena itu, mantan Walikota Bandung itu akan fokus mengupayakan Jabar Juara di setiap dimensi. Dari mulai urusan keluarga peribadatan, ekonomim hingga pendidikan. Berbagai program yang telah digagas akan menjadi investasi untuk masa depan Jabar.

“Kita kan sudah liat masalah Jabar adalah ketimpangan ekonomi, infrastruktur dan lain-lain,” ujar Emil.

Dirinya memastikan, ekonomi di Jabar akan semakin kuat, seiring diluncurkannya beberapa program. Misalnya, Satu Perusahaan Satu Desa, Kredit Mesra hingga Desa Digital agar generasi milenial dapat dengan mudah melakukan aktivitas ekonomi.

“Diharapkan, tidak ada lagi ibu-ibu jadi TKW, tidak ada lagi anak-anak yang diiming-imingi,” ungkapnya.

Untuk membentengi dari kasus Human Trafficking ini, lanjut Emil, peran keluarga pun harus benar-benar kuat dan harmonis. Karena itu, pihaknya telah menggagas program Sekoper Cinta.

“Kita mulai yang di dalamnya kekuatan ketahanan keluarga. Jadi batin juga ada program. Harusnya anak-anak Jabar tidak lagi kebingungan,” jelasnya.

Bilamana menemukan kejanggalan atau adanya potensi human traficking, Emil pun meminta pada masyarakat Jabar agar segera melapor via Jabar Quick Response. Hal tersebut sebagai upaya Emil memberikan perlindungan dan memajukan masyarakat di Jabar.

“Soal keluhan-keluhan ada program Jabar Quick respons. Jadi hulunya lakukan pencegahan, ujungnya juga responsif,” tandasnya.[son]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *