Kamis , 22 Agustus 2019
Beranda » Ragam » Jam Tangan Bambu Asal Batujajar Tembus Pasar Internasional

Jam Tangan Bambu Asal Batujajar Tembus Pasar Internasional

Harianjawabarat – Jam tangan bambu buatan Indonesian Bamboo Community bermarkas di Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat berhasil menembus pasar luar negeri.

Sedikitnya 14 negara seperti Meksiko, Belgia, Perancis Jerman, Rumania, Jepang, Malaysia, India, Taiwan dan Filipina tercatat menjadi pelanggan utama.

Perbulan, tak kurang 250 buah jam tangan bambu home industri dengan merk dagang Awi’s dikirim secara rutin.

“Hampir 70-80 persen produk jam tangan bambu dipasarkan ke Malaysia.  Negara Jiran ini memang jadi pasar terbesar,”ucap Ketua Indonesian Bamboo Community Adang Muhidin di sela-sela acara pelantikan pengurus Dekranasda KBB periode 2018-2023  oleh Bupati Aa Umbara Sutisna di Ngamprah, Selasa (22/1).

Adang memaparkan, jam tangan bambu sudah melalui riset panjang selama hampir tiga tahun. Komunitas ini berdiri 30 April 2011 dan mulai memproduksi jam tangan tahun 2014.

“Butuh riset panjang sebelum dipasarkan
agar produk jadinya berkualitas.  Awalnya banyak yang meragukan kekuatan jam tangan bambu, katanya mudah rapuh. Tapi kita buat jam tangan bambu kuat dengan menggunakan sistem laminasi. Jadinya tahan segala cuaca dan lebih kuat dari kayu jati sekalipun,” kata Adang

Adang mengungkapkan,  untuk memperkuat produksinya di luar negeri mendirikan galeri di Negara Bagian Kuching Sarawak Malaysia dan Kota Budapest,   Rumania.

“Keberadaan galeri di luar negeri memiliki tujuan mulia untuk memperkenalkan bambu Indonesia dan hasil produksinya. Pada prinsipnya kami ingin bambu naik kelas,” tandasnya.

Jam tangan bambu yang diproduksi empat perajin asal Bandung Barat ini sudah memiliki merk dagang, yaitu Awi’s. Untuk pasar lokal dijual Rp 750.000 sedangkan harga untuk ekspor dibandrol Rp 1,2 juta.

“Diberi nama Awi’s menggambarkan bawa awi atau bambu bisa memiliki nilai jual tinggi.  Awi’s itu juga bisa diartikan bambu dalam bahasa sunda,” ucapnya

Jam tangan bambu produk Indonesia Bamboo Comunity dikerjakan oleh empat perajin. Untuk bahan bakunya memakai bambu yang berasal dari Kabupaten Bandung

“Bahan bakunya memang dari Kabupaten Bandung. Langsung dikerjakan dalam bentuk setengah jadi, finisingnya oleh perajin asal Bandung Barat,”  katanya. [aga] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *