Selasa , 18 Desember 2018
Beranda » Ragam » Aparat Kewilayahan Harus Proaktif Awasi PKL

Aparat Kewilayahan Harus Proaktif Awasi PKL

Harianjawabarat – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong Aparat kewilayahan agar lebih proaktif membina dan mengawasi para pedagang kaki lima (PKL). Khususnya PKL yang sudah mengalami penataan.

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat Evaluasi Penataan dan Pembinaan PKL di El Royale Hotel, Bandung, Selasa (4/12).

“Hari ini kita evaluasi dari 16 titik yang sudah dilakukan penataan ini, menurut informasi ada yang sudah mulai berubah lagi yaitu seperti Balonggede dan Kosambi. Hari ini kita menginstruksikan lewat surat edaran untuk kewilayahan. Mereka mempunyai tanggung jawab untuk membina, menjaga penataan yang sudah dilakulan,” ucap Yana.

Pembinaan dan pengawasan tersebut agar tidak ada penambahan PKL di tiap titik. Bahkan kewilayahan harus mampu menaikkan kelas para PKL.

“Harapan ke depannya ingin jadi destinasi wisata. Jadi wisatawan dapat lebih mudah mendapatkan apa yang diinginkan, ketika berkunjung ke Kota Bandung,” ungkap Yana.

Dalam evaluasi yang digelar Dinas Koperasi UMKM Kota Bandung tersebut, Pemkot Bandung juga menerima sejumlah masukan. Salah satunya kajian dari beberapa ahli dari Universitas Pendidikan Indonesia.

“Mudah-mudahan menjadi masukan untuk menata PKL lebih baik,” pungkas Yana.¬†[aga]¬†