Senin , 17 Desember 2018
Beranda » Ragam » Ajak Masyarakat Makan Ikan, Pemkab Bandung Gencarkan Samil

Ajak Masyarakat Makan Ikan, Pemkab Bandung Gencarkan Samil

Harianjawabarat – Pemerintah Kabupaten Bandung terus mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan, melalui gerakan Sabilulungan Makan Ikan Lezat (Samil).

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Bandung Kurnia Agustina mengatakan saat ini konsumsi ikan di ibukota Soreang masih rendah. Sehingga perlu digenjot dengan berbagai gerakan.

“Bertepatan dengan Hari Ikan Nasional ke-5 kami sekaligus ingin menyosialisasikan kembali terkait gerakan makan ikan (Gemarikan) dengan Samil,” ungkap Nia di Lapang Upakarti, Soreang, Rabu (5/12).

Menurut Nia, kampanye Samil ini menjadi bagian dari upaya memasyarakatkan gemar ikan. Beberapa waktu lalu pun gerakan ini telah dilakukan melalui sekolah dengan harapan ikut mencerdaskan anak bangsa.

“Gerakan sabilulungan makan ikan lezat atau Samil ini sengaja dikemas menarik dan santai, variasi menu ikan yang beragam dengan mendatangkan koki berpengalaman dalam pengolahannya,” ungkap Nia.

Mengenai ketersediaan ikan di Kabupaten Bandung, kata Teh Nia (begitu sapaannya) masyararakat didaerahnya patut berbahagia karena dalam waktu dekat bakal memiliki Pasar Ikan Modern (PIM) di Soreang.

“Meski kita ga punya laut, tapi hadirnya PIM yang hanya ada dua di Indonesia tentunya akan memberikan kemudahan masyarakat untuk mencari dan mengkonsumsi ikan segar di Kabupaten Bandung,” imbuh Nia.

Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Kabupaten Bandung Marlan menyebut produksi ikan di wilayahnya pada tahun 2017 sebesar 17.000 ton. Namun konsumsi ikan perkapita baru 20 kg/ tahun.

“Artinya, masih jauh lebih rendah dibanding konsumsi ikan nasional sebesar 47,12¬† kg per kapita per tahun. Rendahnya konsumsi ikan ini kurangnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat makan ikan,” katanya.

Padahal dilihat dari nilai gizi, lanjut Marlan, daging ikan memiliki kandungan protein yang lebih baik dari daging ayam dan sapi. Selain itu lemak omega 3 di ikan diperlukan tubuh mencegah gangguan jantung.

“Ini perlu kita gaungkan sebagai salah satu solusi meningkatkan konsumsi ikan juga gizi masyarakat untuk mewujudkan generasi sehat, cerdas serta terciptanya generasi milenial gemar makan ikan,” tandasnya.[feb]