Selasa , 18 Desember 2018
Beranda » Hukum/Kriminal » Mendagri Prihatin Bupati Cirebon Kena OTT KPK

Mendagri Prihatin Bupati Cirebon Kena OTT KPK

Harianjawabarat – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku prihatin dan sedih masih ada kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK, padahal ia sudah mengingatkan berulang kali agar menjauhi perilaku koruptif.

Mendagri mengatakan hal itu  terkait OTT KPK terhadap Bupati Cirebon pada Rabu (24/10).

“Kami prihatin dan sedih, padahal isu rawan korupsi sudah sering saya sampaikan seperti jual beli jabatan, mekanisme pembelian barang jasa, perencanaan anggaran, pajak dan retribusi, dana hibah dan bantuan sosial,” kata Tjahjo usai diskusi Forum Merdeka Barat 9, di Gedung Serbaguna, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (25/10).

Mendagri mengatakan sudah berulang kali mengatakan kepada kepala daerah terkait wilayah rawan korupsi, namun tetap saja masih ada yang melanggar. Menurut dia selama ini langkah pencegahan sudah dilakukan baik dari internal Kemendagri dan KPK sudah menempatkan perwakilannya di semua provinsi, dan kabupaten/kota.

“Anggaran sudah kami tingkatkan dengan supervisi dengan KPK, BPK, BPKP dan meminta bantuan Kejaksaan Agung serta Kepolisian karena fungsi pencegahan yang paling utama,” ujarnya.

Mendagri mengatakan kasus korupsi kepala daerah hanya dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dan masih banyak kepala daerah yang punya komitmen tinggi mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih. Tjahjo juga mengingatkan agar kepala daerah tidak melakukan jual beli jabatan, menjalankan mekanisme ikuti aturan, menggunakan “e-planning”, dan perencanaan anggaran dengan hati-hati. Sebelumnya,