Sabtu , 20 Oktober 2018
Beranda » Olahraga » PSSI Hukum Berat Persib, Panpel, dan Bobotoh

PSSI Hukum Berat Persib, Panpel, dan Bobotoh

Harianjawabarat – Komisi Disiplin PSSI positis menghukum Persib terkait insiden suporter Persija tewas di stadion GBLA Bandung. Persib harus terusir dari Pulau Jawa hingga akhir musim. Bobotoh juga dilarang hadir di laga home dan away.

Sebelumnya PSSI membentuk tim investigasi untuk mengumpulkan fakta tewasnya Haringga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 23 September. Haringga meninggal dunia usai dikeroyok oknum bobotoh menjelang laga Persib lawan Persija.

PSSI mendapatkan fakta suporter Persib melakukan intimidasi kepada ofisial Persija pada saat MCM (pertemuan teknis), melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas sebelum pertandingan.

Komdis PSSI juga menilai panitia penyelenggara pertandingan gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap suporter yang datang menonton.

Komdis PSSI memutuskan memberikan hukuman kepada Persib berupa sanksi pertandinganhome di luar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018 dan pertandingan hometanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi tahun 2019.

Komdis juga memberikan sanksi kepada suporter Persib berupa larangan untuk menyaksikan pertandingan Persib pada saat home dan away serta pertandingan Liga 1 lainnya sejak putusan ini ditetapkan sampai pada setengah musim kompetisi 2019.

Komdis PSSI juga  memberikan sanksi kepada ketua panitia pelaksana pertandingan dan security officer berupa larangan ikut serta dalam kepanitiaan pertandingan Persib Bandung selama dua tahun.

Panpel Persib didenda sebesar Rp100 juta. Panpel Persib juga wajib memerangi dan melarang rasisme dan tulisan provokasi serta slogan yang menghina pada spanduk, poster, baju dan atribut lainnya dengan cara apapun

Adapun untuk seluruh tersangka pengeroyokan Haringga Sirla, Komdis memutuskan sanksi larangan menonton sepakbola di wilayan Republik Indonesia seumur hidup.

“Dengan telah diputuskannya hukuman ini dari Komdis dan mengakomodasi permohonan dari forum silaturahmi klub Liga 1 maka PSSI mencabut status penghentian sementara Liga 1. PSSI juga meminta PT Liga Indonesia Baru untuk dapat kembali menjalankan Liga 1 2018 terhitung tanggal 5 Oktober 2018,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, dalam situs resmi PSSI.