Sabtu , 20 Oktober 2018
Beranda » Ragam » Batik Jadi Potensi Ekonomi Di Jabar

Batik Jadi Potensi Ekonomi Di Jabar

Harianjawabarat – Ketua DPD Perwira Jabar, Rini Sujiyanti mengatakan, dalam momentum memperingati hari batik nasional, Dewan Pengurus Daerah Permumpulan Perempuan Wirausaha Jawa Barat (DPD Perwira Jabar) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) dengan mengumpulkan 5.000 perempuan berbusana batik terbanyak dalam sehari.

“Tadi targetnya 5.000 tapi ternyata melebihi lebih dari 7000 orang,” ucapnya di Gedung Sate, Selasa (9/10).

Menurut Rini, batik bisa jadi potensi ekonomi di Jabar. Bahkan menurutnya, konsep pengembangan batik bisa masuk ke program satu desa satu perusahaan.

“Karena kita tahu batik sudah dianggap secara internasional yang merupakan budaya tidak bisa diutak-atik oleh negara lain dan Jawa Barat sangat kaya dengan batik. Sebagai ketua DPD Jawa Barat di semua kota Kabupaten sudah mempunyai satu kerajinan batik,” terangnya.

Lebih lanjut Rini menjelaskan, semua kota/Kabupaten di Jabar mempunyai satu kerajinan batik yang menjadi ciri khasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya ingin menjadikan batik bukan hanya menggema dari satu kota/kabupaten saja. Akan tetapi lanjut dia, dalam upaya membangun potensi ini, pihaknya bakal melibatkan banyak komunitas hingga para pelaku UMKM yang bergerak di sektor tersebut.

“Tadi ada sekitar 300 UKM yang berada di sini, kita berharap UKM di Jawa Barat bisa menjadi satu binaan kami karena kami punya satu tujuan bahwa UKM di Jawa Barat memiliki satu kekuatan, yaitu wirausaha kita maju dan dengan sendirinya Jawa Barat sejahtera,” paparnya.

Diakuinya, para pelaku usaha fashion batik di Jabar saat ini, telah tersebar di 27 kota/kabupaten dengan para pelaku usaha batik yang potensial.

“Yang punya usaha batik ini di tiap daerah bisa sampai lima pengusaha batik. Makanya kita sedang siapkan galeri Batik se-Jawa Barat tapi masih terkendala tempat. Mudah-mudahan galeri ini segera bisa kita laksanakan,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya mengaku bakal semakin menggencarkan para pengurus Perwira di 27 kota/kabupaten untuk semakin menggeliatkan potensi Batik Jabar menjadi semakin dikenal. Bukan hanya di tingkat nasional namun di tataran internasional.

“Total anggota setiap kota ada yg 100-200 anggota dr 27 kab/kota dan mereka juga punya binaan diluar pengurus. Para pengurus ini bisa melakukan pembinaan untuk semakin mengembangkan potensi ini,” tandasnya. [yud]