Minggu , 19 Agustus 2018
Beranda » Pendidikan » Perkuat Kemitraan Dua Negara, Puluhan Pelajar Korsel Ikut Program Homestay di Bogor

Perkuat Kemitraan Dua Negara, Puluhan Pelajar Korsel Ikut Program Homestay di Bogor

Perkuat Kemitraan Dua Negara, Puluhan Pelajar Korsel Ikut Program Homestay di Bogor

Bogor, Harian Jawa Barat- Kepala Sekolah SMPN 1 Bogor, Jawa Barat, Sri Sugiarti menjelaskan, kedatangan rombongan guru dan siswa Myeunjong Middle School, Daejeon, Korea Selatan di Kota Bogor, Jawa Barat, dapat memperkuat kerjasama pendidikan antar bangsa, yang selama ini sudah terjalin erat dengan baik.

“Semangat bersinergi, saling belajar dan meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan siswa adalah salah satu cita-cita kami saat ini, sehingga diharapkan kualitas siswa Spensa (Sekolah Menengah Pertama Satu Bogor) bisa sejajar dengan siswa di Korea Selatan, yang kami nilai kualitas pendidikannya cukup baik di tingkat Asia,” tutur wanita yang sehari-hari akrab disapa Bu Ajeng ini, tatkala menerima kunjungan balasan delegasi Munjeong Middle School (SMP), Daejeon City, Korea Selatan, Senin pagi, (07/05/2018).

Sementara, Humas Komite SMP Negeri 1 Bogor, Dewi Puspasari menyampaikan, kedatangan rombongan tersebut, merupakan kunjungan balasan. “Sebelumnya delegasi SMPN 1 Kota Bogor yang terdiri dari 15 siswa dan 3 pendamping berkunjung ke Daejeon City pada pertengahan Maret lalu, dan melakukan homestay program dengan keluarga siswa Korea. Harapan kami dari Komite Spensa, program homestay ini dapat memberi manfaat nyata kepada Siswa dalam kemandirian, kemampuan berbahasa Inggris, keluwesan bermasyarakat,dll. Harapannya Bogor dapat menjadi kota riset seperti Daejeon dan memberikan kontribusi kepada perkembangan Indonesia secara global.” ujar wanita yang akrab disapa Sari ini lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator  Program pertukaran pelajar SMPN 1 Bogor, Fajar Ashidiqie menambahkan, selama di Bogor seluruh pelajar Korea Selatan tersebut tinggal dengan orang tua dan siswa SMPN 1 Bogor. “Jumlah siswa yang datang 28 orang dan 5 guru pendamping, seluruhnya 33 orang,” tukas Fajar.  Siswa dan siswi Korea sangat antusias untuk mengenal dan belajar keanekaragaman budaya, serta kebiasaan keluarga Indonesia sehari-hari. “Bahkan, rombongan dari Korea ini sempat berkunjung ke Kebon Raya Bogor dan mencoba naik angkot  Bogor, mereka sangat senang sekali dan dapat menikmati kehijauan kota Bogor ini,” imbuh Fajar. (adi ashadi noor)