Selasa , 18 Desember 2018
Beranda » Ragam » Solihin : Isu Bakteri Jangan Ganggu Minat Warga Konsumsi Melon Lokal

Solihin : Isu Bakteri Jangan Ganggu Minat Warga Konsumsi Melon Lokal

Harian Jawa Barat – Isu buah rockmelon (cantalupe) atau melon kuning dari Australia yang mengandung bakteri Listeria monocytogenes hendaknya tidak mengganggu para petani melon lokal.

Bahkan Pemkot harus menginformasikan  melon yang beredar dikota Bandung aman.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin di Balaikota Bandung, Senin (12/3).

“Jangan sampai isu ini mematikan petani melon. Justru harus kita bantu informasikan dan mengajak agar warga mengonsumsi pangan lokal,” ujar Solihin.

Menurutnya, warga juga perlu diedukasi tentang pentingnya mengonsumsi buah-buahan lokal. Selain menyehatkan, juga membantu meningkatkan ekonomi para petani.

“Kalau kita makan produk lokal kan secara tidak langsung kita turut menggaji para petani itu. Kalau konsumsi buah impor keuntungannya mengalir ke luar negeri, ke kitanya hanya segelintir saja,” tutur Solihin.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pangandan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Elly Wasliah menyatakan melon yang beredar di Kota Bandung aman

Ia menjelaskan, Kementerian Pertanian telah menutup keran impor rockmelon dari Australia melalui keputusan menteri pertanian nomor 207/Kpts/KR.040/3/2018. Namun di luar itu, Elly memastikan, buah melon yang beredar di Kota Bandung merupakan produk lokal.

“Kita telah telusuri rantai distribusi buah-buahan yang beredar di Kota Bandung. Kalau di Kota Bandung seluruh melon yang beredar di pasar adalah produk lokal, tidak ada yang impor. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir terkena bakteri itu,” ujar Elly.

Penelusuran tersebut dilakukan untuk merespon kabar adanya bakteri Listeria monocytogenes di dalam melon kuning yang berasal dari Australia. Di negara asalnya, bakteri tersebut telah memakan empat korban jiwa.

Dispangtan Kota Bandung, lanjut Elly, langsung memantau ke lapangan untuk mengantisipasi wabah tersebut agar tidak menjangkit warga kotanya. Pihaknya pun yakin, melon yang beredar aman dari bakteri itu.

Elly menjelaskan, buah-buahan memang menjadi satu dari tujuh bahan pangan yang menjadi komoditas utama. Enam komoditas lainnya adalah beras, daging, ikan, sayur, telur, dan susu. Itulah alasan pihaknya sangat responsif terhadap isu tersebut. [nif]