Senin , 17 Desember 2018
Beranda » Ragam » Pemkot Cimahi Revitalisasi 176 Hektar Kawasan Kumuh

Pemkot Cimahi Revitalisasi 176 Hektar Kawasan Kumuh

Harian Jawa Barat – Pemerintah Kota Cimahi terus melakukan penataan 176 hektar kawasan kumuh dan pemukiman padat penduduk yang tersebar di Kelurahan Melong, Utama, Leuwigajah, Cigugur Tengah, Karangmekar, Cibeureum, Padasuka, Setiamanah.

Tahun ini, Pemerintah Kota Cimahi akan menata Tiga kawasan kumuh yang menjadi prioritas revitalisasi. Wilayah tersebut yakni, Cigugur Tengah dan Setiamanah yang berada di Kecamatan Cimahi Tengah. Satu lagi, di Kelurahan Cibeureum Kecamatan Cimahi Selatan.

Ketiga wilayah tersebut masing-masing memiliki kawasan kumuh seluas 15 hektare. Sedangkan di wilayah lain, rata-rata kawasan kumuhnya hanya seluas 5 hektare.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, M. Nur Kuswandana, mengungkapkan, sebenarnya penataan kawasan kumuh kewenangannya ada dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota.

“Tapi, penataan kawasan kumuh masuk ke dalam rumusan prioritas pembangunan Kota Cimahi tahun 2019,” kata Nur, Selasa (13/3)

Dia menyebutkan, salah satu penataan kawasan kumuh tersebut antara lain adalah, membenahi rumah tidak layak huni (Rutilahu). Provinsi Jawa Barat memberikan jatah sebanyak 790 rumah sedangkan Kota Cimahi memberikan jatah 300 rumah.

“Jadi tahun ini kita akan data dulu, dan kami akan membenahi sekitar 1.090 rutilahu,” terangnya.

Untuk penataan kawasan kumuh, jelas dia, ada beberapa kriteria yang harus dibenahi selain pembenahan rumahnya yakni, memperhatikan aksesibilitas jalan, pengadaan air bersih, sanitasi, potensi bahaya kebakaran, serta ruang terbuka hijau (RTH).

“Sedikit demi sedikit kita akan benahi. Karena kalau tidak, maka penataan kawasan kumuh tidak bisa terlaksana sepenuhnya,” pungkasnya. [bon]